| Lintas Agama lainnya |
Ajakan itu beredar melalui pesan singkat (SMS) dan diedarkan oleh seseorang yang mengaku sebagai M. Nuh, Ketua FPI Bantar Gebang, Bekasi. Rencananya, penyerangan akan dilakukan besok (25/7) pada pukul 8.30, sebagaimana dikutip @saidiman (Saidiman Ahmad), salah satu aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL). Menurut Saidiman, ia menerima SMS itu dari seseorang yang menggunakan telepon seluler bernomor 081389754321.
@vickyscahyadi (Vicky), yang mengaku tinggal di dekat Ciketing Asem, mengatakan bahwa kabar yang beredar di antara warga, serangan itu dilakukan oleh warga sekitar.
Namun, menurut Saidiman, FPI memang selalu berusaha menghasut dan mengatasnamakan warga sekitar untuk melakukan penyerangan.
Beragam tanggapan muncul di jaring sosial Twitter. @farry (Farry Aprianto) misalnya mengatakan agar SMS itu perlu disebarkan, setidaknya sebagai "early warning." Menurut Farry, beberapa waktu lalu ada deklarasi "war against Christianization."
Menanggapi Farry, @trisnoss (Trisno Susanto) mengatakan bahwa selain bisa menjadi "early warning," menyebarkan SMS itu juga bisa membuat kelompok-kelompok Kristen tertentu ikut-ikutan panas.
Sementara itu, @ulil (Ulil Abshar Abdalla), salah satu pendiri JIL, berharap semoga kabar SMS itu tidak benar. Ia mengajak semua komunitas beragama untuk berdoa supaya semua umat beragama bisa beribadah dengan tenang di rumah agamanya masing-masing tanpa diganggu kaum bigot (fanatik dan keras kepala).
"Quran adalah kitab suci yang memakai ungkapan-ungkapan indah. Tetapi, kekerasan atas nama agama jelas tidak indah," tulis Ulil di Twitter-nya. "Kalau Islam agama yang hebat dan paling benar, mestinya umatnya tak perlu takut pada dakwah dan misi agama lain. Harus pe-de (percaya diri, red) dong :)." []
© PERISAI.net
Masuk: 24 Jul 2010 (11:15 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi