| Lintas Agama lainnya |
"Isu yang melihat halal atau haram Facebook, menurut hemat saya tidak perlu-lah," kata Dien dalam jumpa pers usai mengeluarkan maklumat Pimpinan Pusat Muhamadiyah tentang pemilihan presiden dan wakil presiden, Rabu, (27/5). Menurut Dien akan lebih bermanfaat bila kalangan ulama masuk ke wilayah strategis seperti memberantas kemiskinan, keterbelakangan, atau kemalasan umat dalam beribadah. "Jangan urusan yang seperti itu (mengharamkan Facebook)," kata Dien.
Sebagai pribadi, Dien mengaku sebagai penggemar berat Facebook. Dari Facebook itulah, dia mengaku berinteraksi dan menjalin silaturahmi dengan banyak orang. "Ada yang tergabung Jamaah Facebookiah yang anggotanya guru-guru Muhammadiyah," ujar Dien. Akibat silaturahmi itu, Dien mengaku tiga account Facebook yang dimilikinya sudah penuh. Padahal satu account berisi 5000 anggota.
Menurut Dien, tidak semua hal dalam kehidupan harus dibahas dengan kacamata hukum. Apalagi, kalau fiqihnya menggunakan kacamata kuda tidak melihat ke kiri atau ke kanan. Facebook, menurut Dien, hanya teknologi biasa, yakni hanya alat teknologi, informasi, dan sarana untuk berkomunikasi. "Karena itu dia sama dengan telepon, handphone dan sama dengan alat-alat informasi dan teknologi lain," kata dia. "Sehingga tergantung yang memakai. Bisa positif, bisa negatif. Saya sendiri melihat lebih banyak manfaatnya." [tmp]
Masuk: 27 Mei 2009 (16:13 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi