| Lintas Agama lainnya |
Dua orang Rabbi Kepala, Yona Metzger dan Shlomo Amar, telah mengumumkan hari-hari khusus untuk digelarnya puasa dan doa untuk memohon hujan.
Mereka juga menuliskan doa khusus untuk memohon hujan dan menghimbau jemaat mereka untuk memasukkan doa-doa tersebut ke dalam doa harian ketika Taurat dibacakan (Senin, Kamis dan Sabtu).
Selain menuliskan doa khusus, mereka juga pergi ke Honi Hame'agel Park di Galilea untuk berdoa memohon hujan. Mereka berharap agar doa mereka didengarkan sama seperti yang dialami oleh Honi, seorang tokoh yang disebutkan dalam Talmud Yahudi, yang dikabulkan doanya meminta hujan sekitar 2.000 tahun silam.
Hari Senin (29/11) nanti, mereka menghimbau agar semua orang Yahudi, baik di Israel maupun di luar Israel, untuk berdoa disertai puasa. Mereka sendiri akan memimpin doa khusus tersebut di Tembok Ratapan, Yerusalem.
Dua minggu silam, para pemimpin Yahudi, Kristen dan Islam juga memimpin suatu doa bersama untuk memohon hujan di sebuah wilayah Muslim Wallaja. Musim panas yang berkepanjangan juga telah mendorong sejumlah sekte Yahudi Ortodoks untuk bersatu memanjatkan doa khusus.
Belum ada hujan dalam sebulan, sementara para peramal cuaca mengatakan bahwa musim panas kemungkinan akan berlanjut hingga awal Desember, bahkan mungkin lebih. Sementara itu, kondisi air di Israel kian parah akibat musim panas tersebut. []
© Haaretz
Masuk: 28 Nov 2010 (08:41 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi