| Lintas Agama lainnya |
"Dengan bertatap muka secara langsung dengan Tifatul, setidaknya pemuda lintas gereja akan mengetahui secara pasti maksud dari Tifatul dan apabila dalam pertemuan tersebut, pernyataan dari Menkominfo tersebut terbukti sengaja melecehkan keyakinan agama Kristen maka yang bersangkutan harus meminta maaf," tutur Lasena.
Senada juga disampaikan Personel FKUB Sulut, Tamzil Permata yang mengharapkan agar pernyataan Tifatul bisa diselesaikan dengan kepala dingin sehingga tidak membias pada masalah lain yang berujung pada Sara.
"Pemuda lintas gereja harus berkomunikasi dengan Tifatul untuk meminta konfirmasi mengenai pernyataannya sehingga masalah ini tidak berlarut-larut dan dikhawatirkan dimanfaatkan oleh oknum tertentu menjelang Pemilukada," terang Permata.
Hal yang sama juga dikemukakan oleh Pimpinan Masjid Kampus Ulil Albab, Ustadz Ngadikin yang menilai pernyataan dari Tifatul sangat sensitif. Untuk itu ia meminta kepada Menkominfo ini supaya segera meminta maaf kepada umat Nasrani di Indonesia.
"Pak Tifatul sebaiknya dengan ikhlas dan lapang dada meminta maaf kepada umat Nasrani sehingga masalah bisa tuntas," saran Ngadikin.
Seperti diketahui aksi protes yang dilakukan pemuda lintas gereja yang dipimpin langsung oleh Billy Lombok, Tenny Assa, Harold Pratasik, Harold Haydemans, Haezar Sumual, Senin (21/06) kemarin di Kantor Deprop Sulut, Pemprop Sulut dan Kanwil Kemenag Sulut sempat memanas, apalagi dengan adanya pembakaran gambar Tifatul. [hk]
Masuk: 23 Jun 2010 (15:09 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi