| Lintas Agama lainnya |
Pasalnya, kelompok garis keras, FPI mengancam bakal menyerang jika Jemaat Ahmadiyah Cianjur melaksanakan solat Idul Fitri. Juru Bicara Jemaat Ahmadiyah Mubarik Ahmad mengakatan masih mempertimbangkan pelaksanaan solat Idul Fitri. Kata Mubarik, pelaksanaan sholat Idul Fitri jamaat Ahmadiyah mengikuti putusan dari pemerintah.
"Ya kekhawatiran tetap ada jika ditanya begitu, secara akumulatif mungkin ada. Tetapi di daerah-daerah tertentu ancamannya begitu nyata. Seperti di Neglasari, Cianjur mereka jelas-jelas meminta untuk tidak melaksanakan solat ied buat kita di sana. Cianjur dan Makasar. (Ancamannya seperti apa?) Ya mereka katanya akan menyerang kalau dilakukan solat ied di Neglasari," jelas Mubarik.
Dia menambahkan ancaman penyerangan tak hanya di Cianjur, Jemaat Ahmadiyah di Makasar, Sulawesi Selatan pun mengalami tekanan serupa. Pada 2005, Jemaat Ahmadiyah di Kampung Neglasari, Cianjur diserang oleh ribuan orang.
Saat itu massa merusak masjid dan perumahan di perkampungan jemaat Ahmadiyah. Akibat serbuan tersebut, 70 unit rumah dan 6 masjid rusak berat. Satu rumah diantaranya, yang berlokasi di Kampung Panyairan, ludes dibakar massa. Selain itu, dua unit mobil pick up serta tiga sepeda juga hangus dibakar massa. []
© KBR68H
Masuk: 29 Ags 2011 (23:23 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi