• Situs ini telah dibuka sebanyak 3.638.647 kali
• OS Anda: Tidak Dikenal
• Browser Anda: Tidak Dikenal
• IP Anda: 38.107.179.221
• Ini adalah kunjungan Anda ke 196
• Unique visitors:
lebih
ditail
Perisai.net - MASYARAKAT yang tinggal di Titi Pahlawan, Gang Pringgan Lingkungan VIII, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Sumatera Utara (Sumut), merasa belum puas meski telah merusak mobil Panther BK 54 GT milik Ketua Dewan Pimpinan Darah Front Pembela Islam (DPD - FPI) Sumut, H Darma Bakti Ginting.
"Tindakan yang dilakukan oleh ibu - ibu di sini itu merupakan spontanitas dan sebagai wujud kepedulian dalam membela orang susah. Ini juga peringatan buat dia agar tidak lagi berbuat semena - mena terhadap orang kecil. Bila polisi tidak datang maka dia pun dihajar," ujar seorang warga di Marelan, Evi kepada SP di Marelan, Selasa (5/4).
Evi mengatakan, masyarakat mengamuk karena Darma Bakti Ginting dengan membawa seluruh anak buahnya menghancurkan rumah yang dihuni oleh Nurhayati boru Ginting. Bahkan, pemilik rumah dipaksa untuk meninggalkan rumah tersebut. Padahal, di rumah itu ada bayi yang baru berusia dua minggu.
"Seperti tidak mempunyai rasa kemanusiaan. Mentang - mentang ketua organisasi masyarakat, dia seenaknya dengan membawa anak buah mengendarai sepedamotor dan dilengkapi senjata, merubuhkan rumah Nurhayati. Bahkan, anak bersama istrinya juga ikut - ikutan mengusir Nurhayati," katanya.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Labuhan, AKP Oktavianus mengatakan, kendaraan milik ketua ormas tersebut sudah diamankan. Polisi mengamankan mobil itu dari lokasi kejadian agar peristiwa itu tidak merembet.
"Kita langsung turun begitu mendengar kejadian tersebut. Sampai saat ini, situasi di tempat kejadian sudah berangsur tenang. Mudah - mudahan, kejadian seperti ini tidak terulang. Lebih baik pihak yang dirugikan menyelesaikan permasalahan ini lewat jalur hukum," sebutnya.
Puluhan ibu dan anak-anak di Marelan mengamuk dengan merusak mobil Ketua DPD FPI. Tindakan ini dilakukan mereka karena tidak senang melihat oknum ketua ormas tersebut. Mereka marah karena ketua ormas itu membawa anak buahnya merubuhkan rumah saklah seorang warga di sana.
Padahal Nurhayati, salah seorang warga yang rumahnya dirubuhkan tersebut, menyampaikan, dirinya sudah meminta tolong kepada oknum tersebut untuk tidak merubuhkan tempat tinggalnya. "Saya sudah mempertanyakan kenapa rumah itu dirubuhkan. Sebaliknya mereka itu semakin bertambah berang. Bahkan, anak saya juga turut menjadi korban dari prilakunya. Ini yang membuat ibu - ibu di sini marah," sebutnya. []
sun wu kung, PAPUA | 12 Mei 2012 (15:20 UTC+07)
Anis Kristiani, papua | 01 Mei 2012 (17:06 UTC+07)
Kalian Orang waras atau orang gila semuanya sih, Do\\\'a ko sama patung atau orang mati. yang mana manusia yang tidak bisa apa2 ketika disalib ,,,,,,,,,XIXIXIXIII....JUSTRU YG TDK WARAS ALIAS GOLBOG TUH ELOOO, SILUMAN ONTA TOLOL!!! MHMD BANGKE AJA LO DOAIN!!! XIXIXIXIIII....ALOH LO AJA GA BECUS NONGOL!!!! XIXIXIXIIII...SLAIN MINTA DIPUTERIN & DICIUM AMA CONGOR HARAM LO ITU!!!!,kalian bodoh apa pintar sih, mana ada tuhan bersandiwara sama manusia, dan mana ada tuhan punya anak. XIXIXIIII....MASA ALOH KOK CUMA BISA BERAK DI KABAH WCNYA DOANK!!!! XIXIXIXIII...ALOH SONTOLOYO YG MAHA GOBLOG LAGI MAHA TULIII!!! XIXIXIXII....kalau punyak anak berarti yesus bugil itu manusia itu, kenapa ketika dia disalib dunia tenang2 aja gak gitu kaya badai, stunami,gempa yang menunjukan yesus yang pakai kolor itu ketika dia siksa lalu disalib menunjukn kehebatan nya sebagai tuhan,,,,,,MASA MHMD TUH NABI BESAR??? KALO BABI BESAR TKG MAKSIAT SIH IYAAAA!!! XIXIXIIII....GOLBOG SEKALEEEE LO AH!!!kalau kalian punya akal pikiran kalian pasti pikir kalau yang saya katakan itu benar kalau yesus tu manusia yang punya kesalahan,lalu gak bisa apa2 ketika dia disalib karna dia adalah manusia yang mena ketika di salib dia hanya memakai kolor ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,bagi anda yang membaca kalau anda pitar kalain percaya kalau yesus itu buka tuhan,,,,,,,,
XIXIXIXIII....FAKTA KALO SI MHMD ITU BABI BESAR TURUNAN NENEK MOYANGNYA ANJG LOH!!!! XIXIXIIII....MAU AJA DITIPU AMA BABAI BESAR YG DAH JD BANGKE!!!!
Anis Kristiani, papua | 01 Mei 2012 (17:06 UTC+07)
Kalian Orang waras atau orang gila semuanya sih, Do\'a ko sama patung atau orang mati. yang mana manusia yang tidak bisa apa2 ketika disalib ,,,,,,,,,,kalian bodoh apa pintar sih, mana ada tuhan bersandiwara sama manusia, dan mana ada tuhan punya anak. kalau punyak anak berarti yesus bugil itu manusia itu, kenapa ketika dia disalib dunia tenang2 aja gak gitu kaya badai, stunami,gempa yang menunjukan yesus yang pakai kolor itu ketika dia siksa lalu disalib menunjukn kehebatan nya sebagai tuhan,,,,,,kalau kalian punya akal pikiran kalian pasti pikir kalau yang saya katakan itu benar kalau yesus tu manusia yang punya kesalahan,lalu gak bisa apa2 ketika dia disalib karna dia adalah manusia yang mena ketika di salib dia hanya memakai kolor ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,bagi anda yang membaca kalau anda pitar kalain percaya kalau yesus itu buka tuhan,,,,,,,,
MTAzLjMuMjIwLjMx
didot, watansoppeng | 21 Feb 2012 (11:22 UTC+07)
Cara beradab untuk membangun jatidiri keislaman. Kalau sdh besar, seakan dapat dukungan, ujung2x pasti jadi partai... hehehe... trus jadi Wakil Rakyat dan ikut KORUPSI. Artinya 1 juta di kali nol hasilx NOL.
MTI1LjE2Ny4xMTIuMjI2
nopek, surabaya | 18 Feb 2012 (08:31 UTC+07)
pak polisi harusnya bertnda tegas......................... jangan cuma uang yang di pandang tap masyarakat kecil yg harus di bela......................... hukum FPI tnda kan ny' sudah d' luar batas kmanusiaan............. ktany' pmbela tapi bktiny' lebih dari SETAN...................
MTAuMTkwLjY0LjI0
jay, mataram | 17 Feb 2012 (08:56 UTC+07)
FPI-FPI lagi, dasar organisasi radikal.... wataknya kekerasan saja... ngaku islam kok kelakukannya kafir.... merusak rumah orang tanpa mikir orang buat rumah dengan susah payah....
buat para polisi juga tuh,,,,, dimana perandan tanggung jawabnya sebagai pelindung masyarakat... membiarkan saja preman berjubah merusak ketengan dan kedamaian warga.....jangan salahkan masyarakat tidakpercaya polisi wong kerjaannya datang telat saja ketika ada kejadian-kejadian kekerasan yang dilakukan FPI terhadap warga...
MTgyLjQuNzEuMzQ=
Njau, Borneo | 16 Feb 2012 (17:44 UTC+07)
Memang Polisi hanya slogan melayani masyarakat. Menangani FPI saja tidak becus. Tuan takut sama anjingnya. Polisi goblok. Polisi harus bertanggung jawab atas kejadian itu. Pemerintahan SBY bertanggung jawab atas peristiwa itu. Urus FPI saja tak bisa mau urus negara. Jangan salahkan jika Suku Dayak KALTENG marah.
MTI1LjE2Ny4yMTAuNg==
jack, Medan | 15 Feb 2012 (21:11 UTC+07)
Hoa ha ha ha haaaaaaa
MTI1LjE2MC4xOTIuNzM=
baro, jateng | 10 Feb 2012 (20:59 UTC+07)
berita ini sungguh ga berbobot dan murahan. ga berimbang sama sekali, penuh provokasi dan kebencian. sy yakin ketegasan fbi hanya diperuntukkan bagi yg PANTAS saja. sy kira hy org yg ga py otak sj yg mau masyarakat dan bangsa ini bejat.
MTgyLjMuMTM2LjI5
FITRI, duren sawit | 03 Feb 2012 (14:00 UTC+07)
FPI go to HELL!!! FORUM PEMUDA KOMUNIS YANG BERKEDOK ISLAM!!!
MTE5LjE2MC4xNTcuMTg1
peace, Jakarta | 30 Jan 2012 (16:16 UTC+07)
Maklum kan saja perbuatan mereka, mereka gak salah kok, hanya saja mungkin ajaran yg mereka anut adalh ajaran kekerasan, gak berperikemanusiaan...Kasihan mereka, gak bisa lagi membedakan mana yg benar & mana yg salah...