| Lintas Agama lainnya |
Komaruddin, Senin pekan lalu, mengikuti acara sunatan massal dan ditunggui orangtuanya. Dari 170 peserta, Komaruddin mendapat nomor terakhir. Menurut sumber di Rengat, orangtua Komaruddin minta urutan anaknya didahulukan.
Permintaan dikabulkan, dan Komaruddin mendapat nomor 70. Namun, saat itulah terjadi kecelakaan. Penis Komaruddin terpotong seluruhnya. Tentu saja peristiwa itu menggegerkan peserta sunatan massal, yang kemudian oleh panitia dihentikan, hanya sampai urutan 70. Sisanya belum disunat.
Komaruddin kemudian dibawa ke RSUD Rengat untuk mendapat perawatan. Namun, selama 4 hari dirawat di RS itu, upaya penyambungan kembali penis Komar belum berhasil. Sambungan masih terus-menerus mengeluarkan cairan, terutama jika dipergunakan untuk buang air kecil. [Kmp]
Masuk: 13 Jul 2009 (18:09 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi