| Lintas Agama lainnya |
Seketaris ISNU Jombang Aan Anshori mengatakan, kekerasan yang dilakukan polisi terhadap sopir karyawan sebuah pabrik yang juga guru ngaji itu merupakan bentuk arogansi aparat dalam menjalankan tugas.
Diketahui, Riyadus adalah guru ngaji dan juga anggota GP Ansor Pengurus Cabang Sidoarjo bidang Pendidikan. Karena itu, dia meragukan pernyataan Polda Jawa Timur bahwa korban sempat melawan dengan menyabetkan celurit ke seorang anggota polisi. Inilah yang dijadikan alasan polisi untuk membela diri dengan menembak Riyadhus saat itu.
ISNU juga mendesak agar pelaku penembakan yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, diproses secara transparan.
Tak hanya penembakan yang menyebabkan kematian Riyadhus, Aan juga mendesak polisi menyelesaikan kasus kekerasan terhadap elemen NU lainnya.
Aan menyebutkan kasus kekerasan oknum terhadap kru TV9, stasiun televisi milik NU, hingga kini masih buram. []
© OkeZone
Masuk: 31 Okt 2011 (17:39 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi