| Lintas Agama lainnya |
Wakil Menteri Agama Nazaruddin Umar mengatakan Syiah tidak menyimpang dalam ajaran Islam. Lagi pula di negara-negara Islam lain, Syiah diakui dan tidak mendapatkan penolakan.
"Bagi kita Syiah dan Sunni di Indonesia sesungguhnya tidak ada masalah. Karena sebelum masuk ke Indonesia, keduanya bahkan aliran dan semua agama sudah melalui proses peng-Indonesia-an. Jadi bingkai ke-Indonesia-an inilah yang menyatukan aspek-aspek. Seharusnya sudah tidak ada lagi (pertentangan-red) karena sudah disatukan karena ke-Indonesia-an itu," jelas Nazaruddin Umar.
Dia mengatakan kementeriannya sudah menugaskan kantor Kementerian Agama di Sampang, Jawa Timur turun ke daerah konflik untuk memberikan pembinaan kepada kelompok yang bertikai Syiah dan Sunni.
Soal rencana relokasi Syiah, kementerian tidak akan mencampuri keputusan itu. Alasannya itu wilayah pemerintah daerah setempat.
Sebelumnya, terjadi aksi pembakaran terhadap permukiman dan sekolah madrasah milik jemaat Syiah terjadi di Dusun Nangkernang, Kabupaten Sampang, Madura. Aksi itu diduga dilakukan kelompok Islam aliran Sunni.
Peristiwa itu merupakan kali kedua yang terjadi dalam bulan ini. Polisi sudah menangkap 1 pelaku, sementara 2 pelaku lainnya masih buron. []
Masuk: 02 Jan 2012 (03:10 UTC+07)









Komentar Pembaca
Rekomendasi