| Lintas Agama lainnya |
Umat Islam Palestina pun berteriak. Mereka meminta perhatian terhadap negara-negara Islam. Masjid Al-Aqsa adalah simbol martabat umat Islam. Tempat itu sempat menjadi kiblat pertama bagi umat Islam. Dari tempat itu pula, Rasulullah SAW melakukan mi'raj bertemu dengan Sang Khalik dalam sebuah perjalanan yang mahadahsyat.
"Israel kembali melanjutkan penggalian di bagian kanan Haram al-Sharif. Pengerjaan terowongan di bawah tempat suci itu telah mengakibatkan kerusakan yang tak dapat diperbaiki pada bagian fondasi Masjid Al-Aqsa," ungkap Syeikh Raed Salah, pemimpin Pergerakan Islam kepada Islam Online.
Syeh Salah mengaku telah memonitor aktivitas penggalian yang dilakukan Israel di kota tua Al-Quds selama 25 tahun. Menurut dia, Israel tak pernah menggubris protes dan reaksi dari dunia Arab dan negara-negara Muslim. Negara zionis itu tetap saja menggali tempat suci umat Muslim itu.
Menurut Salah, baru-baru ini Pemerintah Israel telah memulai penggalian sebuah jaringan terowongan yang luas melalui kota tua Al-Quds. Israel beralasan bahwa pembangunan terowongan itu untuk proyek pariwisata dan tak akan mengancam tempat-tempat suci milik umat Islam. Janji itu ternyata bohong belaka. Kini, fondasi Masjid Al-Aqsa terancam dan bahkan sudah rusak.
Tak hanya itu, rakyat Palestina dan beberapa organisasi di Israel, termasuk Israeli Committee Against House Demolition, mencium adanya rencana busuk di balik pembangunan terowongan itu. Tujuan utama Israel yang sebenarnya adalah menciptakan rute akses bawah tanah untuk menyerang Al-Aqsa dan tempat-tempat suci lainnya milik umat Islam.
"Saya yakin, fondasi Masjid Al-Aqsa sudah sangat melemah akibat pembangunan terowongan dan penggalian lainnya," tutur Syeikh Salah. "Anda tak perlu menjadi seorang arsitek yang hebat untuk menyadari kerusakan ini. Kami telah melihat lubang-lubang dan retakan di seluruh area Masjid Al-Aqsa."
Tahun lalu, halaman Masjid Al-Aqsa sudah mengalami longsor akibat tindakan penggalian Israel. Bahkan, air mancur dekat Qaitbay yang berada di bagian barat masjid telah ambruk.
Syekh Salah sangat yakin, Israel ingin menghancurkan dan melenyapkan Masjid Al-Aqsa dari Yerusalem. "Mereka (Israel) mencoba menghancurkan Masjid Al-Aqsa lewat penggalian ini. Mereka inging melenyapkan bangunan suci ini dengan cara-cara yang seakan-akan alami, seperti sebuah gempa bumi," papar Syekh Salah.
Menurut dia, reaksi secara verbal yang digaungkan umat Muslim se-dunia tak akan mampu menghentikan aksi Israel untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsa.
Menurut dia, umat Muslim harus mengirimkan pesan yang tegas dan jelas kepada Israel dan sekutunya bahwa tempat-tempat suci milik umat Islam di Al-Quds adalah wilayah yang tak boleh disentuh. [rep]
Masuk: 27 Mei 2009 (13:20 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi