| ||
| Lintas Agama lainnya | ||
Lailurraman mengatakan, pelarangan itu dikeluarkan karena sering terjadi penyalahgunaan terhadap perayaan hari Valentine oleh kaum remaja dan pemuda. Menurutnya, Valentine hanya menjadi ajang hura-hura saja. Dia menegaskan bahwa Hari Valentine bukan tradisi umat Islam. Jadi, dia menilai sangat wajar jika MUI melarang perayaan tersebut meskipun dia tidak menyebut memperingati hari Valentine adalah haram.
Sebelum MUI Pamekasan mengeluarkan larangan tersebut, MUI Kabupaten Bangka telah lebih dulu mengharamkan perayaan Valentine karena menilai hal tersebut hanya buatan manusia dan berasal dari budaya Barat.
Jika ditinjau dari segi sejarah, berdasarkan Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), hari Valentine sebenarnya berasal dari peringatan kepada Santo Valentinus. Valentinus adalah tokoh terkemuka di Roma, Italia, pada 143 Masehi, yang mengemukakan gagasan hidup dengan cinta dan kasih sayang adalah dambaan bagi semua orang. Ide ini kemudian diminati kebanyakan pemuda ketika itu. Tradiri merayakan hari Kasih Sayang ini baru berkembang di abad ke 19 M. [jwb]
⇒ 12 Feb 2010 (21:58 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi