| Lintas Agama lainnya |
Warsane bersama mayoritas Muslim Norwegia menolak keberadaan Krekar. “Kami secara umum menolak Mulla Krekar, para pendukungnya, dan semua yang ia bela. Kami menginginkan kedamaian dan ketenangan bagi anak-anak kami di masa depan,” ujar dia, seperti dilansir Islamineurope, akhir pekan lalu.
Ia berharap mantan pemimpin Ansar al-Islam ini, segera meninggalkan Norwegia. “Dia bukan orang baik. Semua orang tahu siapa dia. Saya tidak mengerti mengapa negara Norwegia menghabiskan begitu banyak uang untuknya di pengadilan dan sebagainya," papar dia.
“Krekar bukan seorang Muslim yang baik. Muslim yang baik adalah yang peduli terhadap sesamanya, baik itu orang Kristen, Yahudi, atau Budha, dan menghormati agama mereka," tegas dia.
“Kami adalah warga negara Norwegia dan bagian dari masyarakat Norwegia, dan kami tidak menginginkan pernyataan seperti yang dilontarkan oleh Krekar,” imbuh dia.
Sebelumnya, Mulla Krekar dalam sebuah wawancara terbarunya, mengatakan bahwa ia berharap Osama bin Laden dan pemimpin Islam lainnya akan menjadi kepala sebuah negara super Islam.
“Kaum Muslim akan menjadi seperti bangsa Yahudi di Eropa, tepat sebelum mereka mendirikan kekhalifahan. Tanpa sebuah negara kita tidak akan memiliki nilai-nilai,” ujar Krekar dalam wawancara dengan kanal televisi al Hiwar.
Wawancara itu disiarkan oleh kanal satelit Arab pada bulan Oktober, dan dapat diakses di Youtube. Baik orang Norwegia maupun pers internasional tidak menyebutkan tentang wawancara ini sebelumnya. Dalam wawancara itu, Krekar berbicara dengan akademisi Islam Azzaz Tamimi.
Tamimi, yang juga memiliki latar belakang dalam gerakan Islam Persaudaraan Muslim seperti Krekar, mengkonfrontir Mulla dengan mengatakan bahwa pernyataannya akan membuat rakyat Norwegia takut.
“Apakah Anda berharap adanya sebuah negara Islam yang dipimpin oleh Usama bin Ladin membuat Norwegia takut?” tanya Tamimi.
“Ya. Bahkan jika ini membuat mereka takut. Bagus!” jawab Krekar.
Krekar tidak menyesali wawancara dengan kanal televisi Arab itu. “Apa yang membuat saya rugi dari wawancara itu? Saya mendapat perhatian dari selatan dan utara. Wawancara ini tidak melukai saya,” ujar Krekar.
Krekar yang mengaku tidak memiliki hubungan dengan jaringan Al-Qaedah ini yakin dalam waktu 20 tahun ke depan akan ada sebuah negara Islam yang dipimpin oleh Usamah bin Ladin. Ia juga menyarankan pada kaum Muslim untuk memperlakukan Barat seperti mereka memperlakukan kaum Muslim. [rep]
Masuk: 30 Nov 2009 (15:22 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi