| Lintas Agama lainnya |
Ketua Nahdatul Ulama Said Aqil Siroj mengatakan, dialog dan diskusi antar-agama penting untuk memberikan pemahaman antara umat muslim dan non-muslim, yang pada akhirnya dapat menciptakan kedamaian antara umat beragama di dunia.
"Fenomena intoleransi baik dari muslim kepada non muslim atau non muslim terhadap muslim. Perancis melarang jilbab. Swiss melarang pembangunan menara mesjid. Denmark menggambar karikatur Nabi Muhammad. Amerika membakar Al-Quran. Ini fenomena yang tidak sehat mengundang reaksi keras dari kelompok Islam.
Demikian pula, muslim terhadap non muslim, sikap Taliban di Afganistan dan kelompok teroris lainnya di Indonesia itu juga harus kita sikapi tegas, bertentangan dengan ajaran Islam, tidak dibenarkan dalam ajaran Islam."
Saat ini, gejala intoleransi di Indonesia dan sejumlah negara Eropa ditengarai semakin marak terjadi. Terakhir, kasus intoleransi yang terjadi di sejumlah negara Eropa adalah diterbitkannya Undang-Undang yang melarang perempuan muslim mengenakan jilbab di fasilitas publik, seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan.
© KBR68H
Masuk: 31 Okt 2011 (17:20 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi