| Lintas Agama lainnya |
Gubernur Jawa Timur Soekarwo menegaskan, kewajiban pemerintah melindungi masyarakatnya akan tetap diutamakan, sambil mengembalikan hak-hak warga yang hilang, seperti rumah yang dirusak dan dibakar massa. Karena itu pemprov Jatim akan mengembalikan jamaah Syiah Sampang ke tempat asal.
"Tidak ada, nprinsip dikembalikan ke tempat asalnya, prinsip dasar. Kalau kemudian terus dia rasanya di situ tidak nyaman pingin pindah ke lain tempat itu pilihan dia, bukan pemerintah. Tapi prinsip dasarnya kita kembalikan."
Meski tidak menyarankan wacana relokasi, Gubernur Jawa Timur akan memfasilitasi kehendak warga jamaah Syiah Sampang, bila ingin pindah karena merasa tidak nyaman berada di tempat tinggal asalnya. Sampai saat ini 300 lebih warga jamaah Syiah pengikut ustad Tajul Muluk masih mengungsi di GOR Sampang.
Pemerintah Propinsi Jawa Timur telah berkoordiansi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur, untuk menjamin keamanan warga yang ingin kembali dari pengungsian.
Masuk: 04 Jan 2012 (22:14 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi