| Lintas Agama lainnya |
Walau Bundaran HI dipenuhi ratusan orang, namun suasana tetap tertib, tenang, damai, dan bersatu. "Serasa inilah kehidupan Indonesia yang sesungguhnya," tutur Pendeta GKI, Pdt. Natan Setiabudi dalam orasinya malam itu. "Terang lilin, menyaingi terang gedung tinggi yang gemerlang. Terang lilin yang penuh kemurnian, dibutuhkan bangsa ini. Layaknya nurani yang tidak bisa dimatikan," tambah Natan berkobar.
Malam yang penuh arti itu, dihadiri juga oleh putri Kyai Haji Abdurrahman Wahid, yang akrab dipanggil Gus Dur: Inaya Wahid mewakili keluarga, untuk menyampaikan orasi politiknya: "Kami tetap berdiri di sini, sampai kesetaraan itu ada di Indonesia. Lilin ini menunjukkan terang, jalan untuk perdamaian. Perdamaian yang akan menang, jangan takut kita bersama untuk Indonesia." []
© Reformata
Masuk: 17 Sep 2010 (13:50 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi