| Lintas Agama lainnya |
Rabbi Riskin menyatakan bahwa video itu sudah diedit, sehingga pesan yang sesungguhnya menjadi hilang.
Dalam video itu, Rabbi Riskin mengatakan bahwa ia benar-benar terpesona oleh kepribadian Yesus, yang ia sebut sebagai Rabbi Yesus, sejak ia mengambil kuliah Injil.
"Dia (Yesus) memang rabbi teladan dalam banyak hal dan ia menjalani kehidupan sebagai seorang rabbi Yahudi di Israel dalam waktu yang sangat penting dalam sejarah kita," kata Rabbi Riskin dalam video tersebut. "Aku harus terus-menerus kembali untuk mempelajari kepribadiannya dan ajaran-ajarannya, yang sangat kuat berakar pada ajaran Talmud."
Video berdurasi 5 menit itu mendapar tanggapan pedas dari beberapa situs internet Yahudi Ortodoks. Namun, komentar-komentar di situs internet tersebut tidak sepenuhnya menyalahkan Rabbi Riskin. Banyak orang justru membela pernyataan Rabbi Riskin dengan mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Rabbi Riskin tidaklah bertentangan dengan teologi Yahudi, serta mendorong orang-orang Yahudi untuk melihat Yesus dari sudut pandang yang lain.
Ini bukan kali pertama Rabbi Riskin mengeluarkan pernyataan yang kontroversial. Pada bulan Juni tahun lalu, ia juga muncul dalam rekaman video yang disebarluaskan oleh Kedutaan Kristen Internasional di Yerusalem. Dalam video itu, Rabbi Riskin mengeluarkan pernyataan yang mendukung kebangkitan Yesus.
Pada waktu itu, Rabbi Riskin mengatakan bahwa video itu telah diedit secara sembarangan dan disebarluaskan melalui YouTube.
Rabbi Riskin mengatakan bahwa penggunaan istilah "Rabbi" yang ia kenakan kepada Yesus semata-mata untuk menampilkan Yesus historis, bukan Yesus seperti yang dipahami orang-orang Kristen.
Rabbi Riskin mengatakan bahwa Yesus ala Kristen adalah Yesus yang telah dipalsukan oleh Paulus, bukan lagi Rabbi Yesus yang dikenal dalam sejarah. [ha]
Masuk: 02 Jan 2010 (18:11 UTC+07)









Komentar Pembaca
Rekomendasi