| Lintas Agama lainnya |
"Untuk mereka yang ingin membahas lebih banyak terkait Perang Dunia II, jika itu tentang pendudukan, dan kita juga dapat membicarakan itu (Muslim beribadah di jalan), karena itu merupakan wilayah pendudukan," ujarnya, di Lyon Minggu (12/12) kemarin.
"Ini merupakan bagian dari wilayah yang diduduki, kabupaten di mana hukum-hukum agama berlaku. Itu merupakan pendudukan," tegasnya lagi.
"Jelas tidak ada tank, tidak juga ada tentara, suatu pekerjaan dan penduduk setempat merasakan keberatannya," tutur perempuan berumur 42 tahun tersebut.
Komentarnya tersebut, dinilai dapat memicu kontroversi hingga sanksi atas dirinya dari politisi dan Presiden Nicolas Sarkosy partai UMP, yang merupakan partai yang berkuasa saat ini dan dari oposisi adalah Partai Sosialis dan Partai Hijau.
"Ini adalah wajah sesusungguhnya dari partai ekstrem kanan, dimana tidak berubah sedikit pun, dan Marine Le pen sama berbahanya seperti Jean-Marie Le Pen," ujar Jurubicara Partai Sosialis Benoit Hamon.
Jean-Marie Le Pen, adalah sosok rasis dan anti-Semit, ia mengejutkan Eropa pada 2002 lalu, yang ketika itu datang untuk kedua kalinya dalam pemilihan presiden Perancis. []
© Republika
Masuk: 13 Des 2010 (13:00 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi