| Lintas Agama lainnya |
Keributan berbau agama nyaris pecah kala ratusan orang menyerang permukiman warga Ahmadiyah di Cisalada, Kecamatan Ciampe, Bogor, Rabu (9/2). Untungnya kali ini aparat keamanan, yang terdiri dari prajurit TNI dan Polri sudah siaga di lokasi.
Satu peleton tim gabungan bersenjata lengkap itu akhirnya mampu menghalau ratusan warga yang sudah mendekati permukiman warga Ahmadiyah. Sempat terjadi keributan antara warga yang akan menyerbu dan tim gabungan. Namun itu tak menjadi besar. Dan sedikitnya lima warga ditangkap karena dianggap sebagai provokator.
Penyerangan itu dipicu ketidakpuasan warga atas jalannya sidang di Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor, Rabu siang, terkait penyerangan dan perusakan permukiman kelompok Ahmadiyah pada Oktober 2010. Warga meminta tiga terdakwa rekan mereka dibebaskan.
Dalam persidangan, jaksa penuntut umum Eviarti berkeras melanjutkan sidang pekan depan. Warga yang kecewa sempat memburu Eviarti. Untungnya Eviarti berhasil lolos dari serbuan massa setelah diamankan polisi yang berjaga di PN Cibinong.
Warga mengancam akan melakukan aksi lebih besar dari hari ini jika pihak pengadilan belum membebaskan tiga tersangka rekan mereka. Hingga malam ini, situasi di Cisalada masih mencekam dengan penjagaan ketat dari tim gabungan TNI dan Polri. []
© Metro TV
Masuk: 09 Feb 2011 (22:31 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi