| Lintas Agama lainnya |
Dia mencontohkan kasus penyegelan gereja milik jemaat GKI Yasmin dan kasus bom bunuh diri di Solo, Jawa Tengah. Acara tersebut diprakarsai oleh Gerakan Pemuda Ansor yang menggandeng sejumlah komunitas lintas agama lainnya.
"Keterangan yang saya peroleh dari Ketua Umum GP Ansor, Pak Nusron Wahid. Beliau melihat bahwa ada perkembangan pemikiran-pemikiran dan gerakan-gerakan yang anti terhadap keberagaman yang sebenarnya dijamin Pancasila. Dan karena adanya gerakan-gerakan anti keragaman yang notabene anti Pancasila, maka Pengurus Pusat GP Ansor merasa perlu untuk menyikapi hal tersebut. Bahwa Ansor ingin memastikan Pancasila itu tetap ada di Indonesia. Dan kelompok-kelompok yang anti terhadap Pancasila mereka harus tahu bahwa lebih banyak orang di negara ini yang menginginkan Pancasila tetap ada. Yang pasti dilakukan oleh Ansor ingin memastikan bahwa pada akhirnya setiap warga negara Indonesia bisa mendapatkan haknya."
Rencananya, acara tersebut juga bakal dihadiri oleh beberapa tokoh nasional. Di antaranya Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, serta Sinta Nuriyah istri mendiang Presiden Abdurrahman Wahid. []
© KBR68H
Masuk: 01 Okt 2011 (12:33 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi