| Lintas Agama lainnya |
Kelompok paramiliter Kristen ini dikatakan bertujuan untuk menghabisi umat Islam dengan strategi "bubur panas."
"Sampai hari ini barisan Brigade Yesus, kelompok-kelompok Kristen mereka sebetulnya terus mempersiapkan diri untuk menghabisi umat Islam dengan strategi 'bubur panas' yang mereka mainkan di berbagai belahan Indonesia timur," ujarnya.
Ustadz Tanjung bahkan mengatakan bahwa berdasarkan data-data hingga Januari 2010, jumlah anggota Brigade Yesus telah mencapai 52 ribu pasukan, yang dilatih sejak Mei 2005.
Dengan tegas, dosen Universitas Prof Dr Hamka (UHAMKA) ini memperingatkan umat Islam agar siap berjihad sampai titik darah penghabisan, untuk menghadapi semua pihak yang hendak menistakan umat Islam.
"Pada siang ini kita mempertegas kepada siapa saja yang mencoba bermain-main dengan umat Islam dan menghina pada titik yang sangat sensitif, yakni akidah kita. Bagi kita hanya ada dua pilihan, hidup mulia atau mati syahid," tegasnya berapi-api. "Apapun yang dilakukan oleh siapapun, bila mengarah pada penistaan umat Islam, maka pilihan buat kita adalah menghadapi mereka sampai tetes darah penghabisan," imbuhnya.
Karenanya, Ketua Umum LSM Taruna Muslim ini mengimbau umat Islam untuk merapatkan shaff (barisan) perjuangan dan persaudaraan sesama Muslim.
"Persoalan kita sampai kepada sebuah titik situasi di mana konsolidasi dan sinergi potensi umat harus terus diperkuat. Semoga kebersamaan kita ini akan terus kita tata kelola sampai langkah-langkah yang ke depan karena gerakan mereka telah sampai kepada bentuk-bentuk perlawanan fisik lebih lanjut," pungkasnya.
Aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia dihadiri oleh sekitar sepuluh ribu umat Islam dan dikomandoi oleh Forum Ummat Islam (FUI). Mereka melakukan aksi longmarch dari Gedung Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional menuju ke Monumen Nasional. []
© Voa-Islam
Masuk: 27 Sep 2010 (10:44 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi