| Lintas Agama lainnya |
Jelang kedatangan Ba'asyir, Kamis (30/7), memang membentuk opini masyarakat dan selalu dikait-kaitkan dengan sejumlah aksi teror dan ledakan bom yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.
Kendati spanduk ucapan selamat datang kepada pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki Solo ini tetap terpasang di beberapa tempat. Misalnya di setiap pintu masuk kabupaten Bulukumba. Namun, kehadiran Ba’asyir belum juga diketahui oleh sebagian masyarakat.
Salah seorang warga, Firna (30) mengatakan jika dirinya telah mengetahui kedatangan Ba’asyir. Dirinya merasa takut karena Ba’asyir dianggap dan dikait-kaitkan oleh warga dengan kasus terror bom. "Kan waktu kasus Bom Bali itu dia sering disebut-sebut dan pelakunya katanya dari pesantren juga," ujarnya.
Jika Firna telah mengetahui kedatangan Ba'asyir, maka Ani yang juga warga yang tinggal di kota ini, malah tidak mengetahui kehadiran Ba’asyir di kabupaten Bulukumba. Dirinya juga mengatakan jika kehadiran Ba’asyir hanya membuat takut dengan kasus teror bom.
Menurut informasi yang beredar, Ba’asyir bersama rombongannya akan menginap di rumah warga. Ba’asyir diagendakan siang nanti akan menyampaikan tauziah yang dilaksanakan oleh Forum Umat Islam (FUI) Bulukumba di Masjid Agung dalam rangka penegakan syariat islam di Kabupaten Bulukumba. [Inh]
Masuk: 30 Jul 2009 (16:17 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi