| Alkitab lainnya |
Saul sudah menunggu seminggu, tapi nabi Samuel tidak kunjung datang. Saat itu tentara Filistin sudah mulai menyerang Israel, Saul kuatir kalau tidak mempersembahkan kurban, Tuhan tidak akan menolong umatNya. Maka dia memutuskan mengambil alih tugas nabi Samuel untuk mempersembahkan kurban. Namun, baru saja kurban dibakar, datanglah nabi Samuel dan menegur Saul dengan keras. Kalau saja Saul sabar menunggu ...
Alkitab mengajar betapa pentingnya bersabar menunggu pertolongan Tuhan. Ingatlah, bagaimana Lazarus harus menunggu 4 hari di dalam kubur sebelum dibangkitkan oleh Yesus. Begitu juga seorang perempuan yang menderita pendarahan, ia harus menunggu 12 tahun lamanya, sampai akhirnya disembuhkan oleh Yesus. Bahkan Abraham harus menunggu 25 tahun tatkala Tuhan memberikan Ishak lahir baginya.
Ingat juga bagaimana Yusuf harus bersabar menderita selama 13 tahun, sebelum ia diangkat Tuhan menjadi pejabat tinggi atas negeri Mesir
Memang tidak mudah untuk bersabar saat menunggu atau menanti pertolongan Tuhan. Namun, dalam kesabaran menunggu itulah, iman dan karakter kita bertumbuh semakin kuat. Karena itu kerap kali Tuhan mengajar kita untuk bersabar dalam menanti pertolongan-Nya.
Firman Tuhan mengingatkan kita, bahwa: "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir." (Pengkhotbah 3:11)
Jika saat ini Anda sedang menunggu pertolongan Tuhan, nantikanlah dengan sabar dan penuh iman, bahwa Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktu-Nya! Sementara Anda menunggu, mintalah kekuatan Roh Kudus agar dimampukan: "Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!" (Roma 12:12).
© Timotius Asmoro
Gembala Sidang GKRI Diaspora, Cinere
Masuk: 23 Apr 2009 (15:00 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi