| Artikel lainnya |
Menurut polisi, motif Hayat meledakkan bom adalah jihad. Bagaimana menjelaskan tesis ini? Pertama, karena Hayat ternyata berjejaring dengan Muhammad Syarif, pelaku serangan Bom Cirebon. Melalui tayangan di TV One, Senin malam 26 September lalu, ayah dari (alm) Syarif yang sempat diwawancarai reporter stasiun teve swasta itu membenarkannya. Menurut dia, Syarif dan Hayat memang berkawan. Bahkan pernah, usai menghadiri suatu acara, Syarif meminta tolong Hayat untuk mengantarkan ayahnya pulang. Mereka terlibat dalam sebuah gerakan jihad, demikian pengakuan ayah Syarif.
Kedua, sebelum meledakkan Bom Solo, Hayat sempat mengunjungi sebuah warnet dan membuka laman berita tentang Islam, mati syahid, pembunuhan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) di Afganistan, protes pembakaran Al-Quran di Afganistan, dan artikel-artikel lain tentang ”penjajah” AS. Apa yang dilakukan Hayat secara implisit menunjukkan posisi sosialnya sebagai orang yang memusuhi AS. Inilah yang ...
--artikel terpotong--
Maaf isi lengkap artikel ini hanya diperuntukkan bagi anggota situs ini. Silakan lakukan pendaftaran (gratis)
© Victor Silaen
Dosen FISIP Universitas Pelita Harapan
Masuk: 10 Okt 2011 (21:12 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi