| Artikel lainnya |
Kalau acuan kitab Yesaya dari pesan itu kita telisik, maka kegelapan kala itu berarti suasana mencekam dan linglung akibat ancaman kerajaan Asyur, seputar tahun 700 SM. Lalu penulis kitab itu menubuatkan mesias yang akan datang memberi terang dan jalan baru bagi umat-Nya. Kekristenan, yang lahir 800 tahun setelah catatan kitab ini, mengulang harapan mesianik tadi dan menunjuk pada bayi Yesus sebagai terang tersebut.
Lantas mengapa PGI dan ...
--artikel terpotong--
Maaf isi lengkap artikel ini hanya diperuntukkan bagi anggota situs ini. Silakan lakukan pendaftaran (gratis)
Masuk: 25 Des 2011 (02:30 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi