| Berita lainnya |
Pihak berwenang menghancurkan 17 bangunan di sebuah kompleks pabrik di mana Gereja Fushan didirikan. Orang-orang Kristen diserang ketika mereka sedang tertidur lelap dan lebih dari 100 orang dilaporkan cedera.
Aktivis hak asasi mengatakan anggota gereja di Cina hidup dengan berdamai, namun mereka tetap dianiaya karena mereka menolak untuk mengkompromikan iman mereka.
"Pemerintah ingin melakukan kontrol secara total terhadap gereja dan memerintahkan gereja untuk tidak menjalankan iman mereka, terutama untuk mempraktekkan iman mereka dengan membagikan Injil di manapun mereka berada," ujar Bob Fu, presiden dari ChinaAid. "Dan itulah alasan utama kenapa gereja diserang."
Fu mengatakan saat ini orang-orang Kristen sedang berada di bawah pengawasan ekstra karena Cina sedang merayakan 60 tahun perayaan rezim Komunis di Cina.
"kami menyerukan kepada komunitas internasional untuk melanjutkan protes atas perlakuan brutal terhadap orang Kristen dan penindasan kebebasan beragama di Cina," ujarnya. [Jwb]
Masuk: 07 Okt 2009 (13:51 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi