| Berita lainnya |
Riset yang dilakukan oleh The National Biblical Literacy Survey menemukan bahwa bagi anak-anak muda Inggris, alkitab adalah suatu teks kuno.
Dari 900 orang yang menjadi responden, kurang dari 20 orang di antaranya yang bisa menyebutkan sepuluh perintah atau dasa titah.
Mereka yang menjadi responden berasal dari kalangan yang berlatarbelakangkan orang beriman dan tak beriman.
Meski demikian, riset itu menunjukkan bahwa banyak di antara mereka pada akhirnya kembali lagi ke alkitab tatkala menghadapi tekanan emosional.
Hasil riset juga menunjukkan bahwa 62% responden tidak tahu mengenai perumpamaan anak bungsu yang hilang. Sementara, 60% tidak bisa bercerita tentang perumpamaan orang Samaria yang baik.
Lebih mengejutkan lagi, ada responden yang tidak tahu mengenai siapa Daud dan Goliat, sementara ada yang menyebutkan bahwa Daniel adalah "Raja Singa."
Riset ini dibiayai oleh gereja-gereja nasional, lembaga-lembaga amal gereja dan lembaga-lembaga alkitab di Inggris.
Sangat memprihatinkan bahwa kebanyakan responden muda mengatakan bahwa alkitab sudah tidak relevan lagi karena sudah kuno atau ketinggalan zaman. [BBC]
Masuk: 14 Jul 2009 (14:58 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi