| Berita lainnya |
Dia menambahkan bahwa "Atas nama... Kristus, saya tinggalkan Kristen, berhenti jadi orang Kristen. Amin."
Rice juga mengutip perkataan Gandhi tentang Kristen, "Saya menyukai Kristusmu, Saya tidak menyukai Kekristenanmu. Kekristenanmu tidak seperti Kristusmu."
Meski demikian, dalam status-status di halaman Facebook-nya, Rice tetap mengutip ayat-ayat Alkitab, seperti ayat-ayat dari Injil Matius, Surat 1Korintus dan Injil Yohanes.
Intinya, menurut Rice, ia meninggalkan Kekristenan tapi tetap menjadi pengikut Kristus.
"Imanku dalam Kristus adalah pusat kehidupanku." Tulis Rice. "Tetapi, mengikuti Kristus bukan berarti mengikuti pengikut-pengikut-Nya. Kristus jauh lebih penting dibanding Kekristenan dan akan selalu begitu, tak peduli bagaimana Kekristenan itu telah ada, sedang ada atau akan ada."
Penerbitnya, Alfred A. Knopf, membenarkan pada Kamis lalu bahwa itu memang tulisan Rice.
Rice terkenal berkat Interview With a Vampire dan novel-novel gothik lainnya. Dibesarkan sebagai seorang Katolik, dia menolak gereja di awal kehidupannya, tapi memperbarui keimanannya di tahun-tahun belakangan ini dan menerbitkan sebuah memoar, Called Out of Darkness: A Spiritual Confession, pada 2008. Dia juga menulis novel tentang masa kecil Yesus, Christ the Lord: Out of Egypt, pada 2005. []
© Berbagai sumber
Masuk: 30 Jul 2010 (16:19 UTC+07) | edit terakhir: 30 Jul 2010 (16:20 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi