| ||
| Berita lainnya | ||
Kunjungan ke Trinidad ini merupakan kunjungan Benny Hinn yang ketiga kalinya. Kunjungan pertama diadakan pada 1999, sedangkan kunjungan kedua pada 2006, keduanya diadakan di Queen's Park Savannah. Perbedaannya adalah, dalam dua kunjungannya tersebut, jemaat tidak dipungut biaya sama sekali.
Dalam kunjungannya pada 1999, Hinn mengatakan bahwa ia akan mengusir lebih banyak Iblis dari Trinidad. Pernyataan ini spontan mendapatkan kritikan tajam dari sejumlah kelompok keagamaan.
Dalam kunjungan tersebut, Hinn "menubuatkan" bahwa Patrick Manning akan menjadi perdana menteri berikutnya. Namun, dalam kunjungannya kedua di tahun 2006, Hinn menyebut Manning "bodoh" dalam salah satu siaran televisi.
Kejadian itu bermula ketika Manning, yang sudah menjadi perdana mentri tahun itu, memperkenalkan Hinn kepada Pena, penasihat spiritual Manning, yang ia juluki "nabiah" (nabi perempuan).
Menurut Manning, Pena adalah seorang penasihat spiritual yang luar biasa yang telah membimbing dia dalam memimpin Trinidad. Karena itu, Manning ingin memperkenalkan Pena kepada Hinn dan berharap agar Hinn mau didoakan oleh Pena.
Namun, ketika Pena hendak mendoakan Hinn, Hinn berkata, "Jangan sentuh aku! Tuan Perdana Mentri, saya menghormati Anda, tetapi saya tidak mengenal perempuan ini... tak seorang pun boleh meletakkan tangannya atasku."
Usai mengatakan demikian, Hinn langsung meninggalkan ruangan.
Pernyataan Hinn kemudian dibantah oleh Manning. Menurut Manning, pernyataan Hinn tersebut tidak akurat. Manning mengaku terkejut bagaimana bisa pernyataan demikian keluar dari seorang yang "diurapi Tuhan."
Dalam kunjungan 2006 tersebut, Hinn juga berdoa dan "bernubuat" bahwa tingkat kejahatan di Trinidad akan menurun. Namun, berdasarkan data statistik, tingkat kejahatan di Trinidad justru meningkat pasca KKR Benny Hinn tersebut. []
© TEN
⇒ 29 Jan 2011 (12:31 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi