Login Anggota
Pengguna Facebook dapat login menggunakan tombol berikut:
Anggota TerbaruYosephine Yohanes• Andreas Rudi• Sabrina• Antonius Lamba• Hamba Allah• Fadhly Statistik • Situs ini telah dibuka sebanyak 3.650.294 kali • OS Anda: Tidak Dikenal • Browser Anda: Tidak Dikenal • IP Anda: 38.107.179.222 • Ini adalah kunjungan Anda ke 415 • Unique visitors: lebih ditail
Hak cipta berita ada pada situs sumber
Kirim Artikel ke Teman Anda
Anda ingin mengirimkan artikel berjudul "Bebaskan Orangtua, Yang Xue Minta Bantuan Umat Kristiani Dunia" kepada teman Anda
Isi Artikel: Seorang perempuan berusia 29 tahun meminta tolong kepada umat Kristiani di dunia agar bisa membebaskan orang tuanya yang saat ini masih ditahan di China. Melalui program berita Kristiani CBN News, Yang Xue alias Esther menceritakan bagaimana ayah ibunya bisa berada di dalam sel tahanan negara yang terkenal anti-Kristiani. Ayahnya, Yang Xuan, dan ibunya, Yang Caizhen adalah pemimpin gereja yang tidak terdaftar pemerintah, gereja Linfen-Fushan yang berlokasi di provinsi Shanxi, China. Sebelum terjadi penangkapan pada 13 September 2009, 400 aparat kepolisian mendatangi gereja dimana kedua orangtuanya menggembalakan. Hari itu sudah malam dan orang-orang di dalam gereja sedang tidur. Tiba-tiba, ratusan aparat itu masuk ke dalam gereja dan mulai memukul dengan tongkat mereka yang sedang terlelap. Akibat kejadian itu, sejumlah orang menderita cedera, 30 orang mengalami luka parah, dan 10 pemimpin gereja ditahan termasuk kedua orangtuanya. Yang Xue sendiri sudah berada di AS untuk menjalani aktivitas sebagai mahasiswa sekolah teologia ketika peristiwa itu terjadi. Kerinduannya untuk bersama-sama dengan orangtua membuat Yang Xue mengirimkan surat ke lembaga-lembaga Kristiani internasional mengenai apa yang terjadi dengan ayah ibunya dan meminta mereka agar bisa membebaskan orangtuanya tersebut. "Kita adalah satu keluarga besar di dalam Tuhan," ujarnya. "Jadi berdoalah untuk mereka. Allah tetap mengasihi mereka, walaupun mereka saat ini berada di balik jeruji penjara." [jwb]
Nama Anda: Email Anda: Nama Teman Anda: Untuk mengirim kepada lebih dari satu orang, pisahkan dengan tanda koma contoh: Matthew, Mark, Luke, John Email Teman Anda: Untuk mengirim kepada lebih dari satu orang, pisahkan dengan tanda koma contoh: matt@domain.com, mark@domain.com, lk@domain.com, jhn@domain.com Pesan Anda: tag HTML yang diizinkan: <b><i><u><img><a><ul><li><ol>
Masukkan Kode yang ada di gambar: tanpa spasi dan semuanya terdiri dari angka (tidak ada huruf)
lihat semua
Kami membuka layanan Konseling untuk masalah pernikahan, pekerjaan, bisnis, dan berbagai persoalan kerohanian lainnya. Klik Di Sini
Anda ingin didoakan oleh Tim Doa kami?
Klik Di Sini
Dapatkan berita-berita terbaru dari situs ini langsung ke email Anda:
E-mail Anda:
Gabung ke mailing list (milis) kami