| Berita lainnya |
Sebelumnya, sebuah bom mobil meledak di Gereja Perawan Maria, menyebabkan empat orang meninggal dunia, tiga warga Kristen dan satu warga Muslim. Sementara, 32 lainnya terluka.
Beberapa jam sebelumnya, tiga bom meledak di beberapa gereja di Baghdad dan melukai delapan orang.
Dua bom yang meledak pada sabtu tengah malam hanya menghancurkan gedung, tetapi tidak melukai seorang pun.
Rangkaian serangan bom terhadap gereja-gereja di Irak menambah ketakutan umat Kristen di negara itu.
Berdasarkan data Assyrian International News Agency, sejak Juni 2004 sudah ada 59 gereja Assyrian yang menjadi sasaran serangan bom di Irak.
Hal ini telah memaksa sebagian warga Kristen Irak untuk meninggalkan negara itu. Data dari Komisi Pengungsi PBB (UNHCR), pada tahun 2003 sekitar 250 ribu hingga 500 ribu orang Kristen telah meninggalkan negara itu. Artinya, separuh dari total warga Kristen di negara itu.
Sementara itu, jumlah umat Kristen yang dibunuh sejak tahun 2003 mencapai 200 orang.
Tahun lalu, enam warga Kristen dibunuh di sebelah utara kota Mosul, termasuk seorang imam Katolik, Uskup Paulos Faraj Rahho. [CP]
Masuk: 14 Jul 2009 (15:19 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi