| Berita lainnya |
Gerakan oikumene sebagai nafas kehidupan umat Kristen di DKI Jakarta menjadi komitmen yang menggerakkan FLKG, terlihat dengan eratnya pegangan tangan bersama perwakilan aras saat deklarasi berlangsung. Hal ini akan diwujudkan melalui pertemuan-pertemuan untuk menyingkapi berbagai pergumulan aktual yang terjadi di tengah gereja maupun masyarakat dan bangsa Indonesia.
Membangun kerjasama pelayanan dan meningkatkan berbagai bentuk kegiatan kebersamaan untuk mengokohkan kesatuan antar gereja di kota Jakarta menjadi agenda utama FLKG. Memaksimalkan peran dan kontribusi umat Kristiani dalam mengusahakan kesejahteraan kota dan bangsa melatari kehadiran FLKG.
FLKG hadir untuk memberi solusi signifikan bagi negeri ini dalam berbagai krisis yang terjadi. Selain itu merupakan jejaring diantara lembaga keumatan gerejawi di provinsi DKI Jakarta. Misi fokus yang ingin dilakukan adalah pertama, memberitakan kabar baik di tengah masyarakat majemuk di kota Jakarta.
Kedua, menegakkan keadilan dan hak asasi manusia termaksud di dalamnya advokasi terhadap kelompok-kelompok yang termarjinalkan. Ketiga, memberdayakan orang miskin agar keluar dari kemiskinan dan mempunyai akses pendidikan memadai. Keempat, menguatkan demokrasi. Keenam. Mencegah dan menanggulangi krisis lingkungan hidup.
Kehadiran 6 aras gereja yang menandatangani langsung deklarasi FLKG adalah Pendeta Supriatna sebagai Majelis Pekerja Harian PGI Wilayah DKI Jakarta. Kemudian Y.Deddy A. Madong, SH sebagai pengurus PGLII DKI Jakarta. Selanjutnya Pendeta Amir Aritonang, S.Th mewakili Pengurus wilayah PGPI DKI Jakarta. Pendeta Jhoni Murdisentoso, perwakilan dari Badan Pengurus PBI DKI Jakarta.
Pendeta L Situmorang yang mewakili Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Konfrensi DKI Jakarta dan sekitarnya, namun tidak bisa hadir. Pendeta Mayor Sipikir Hondro mewakili Bala Keselamatan Distrik Jabodetabek. Deklarasi diakhiri dengan seminar kebangsaan yang menghadirkan seluruh tokoh Aras Gereja. Selamat untuk FLKG, semoga nyata dalam aksi dan tindakan untuk kesejahteraan kota dan bangsa. []
© Reformata
Masuk: 10 Nov 2011 (23:22 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi