| Berita lainnya |
Setelah memutuskan untuk memeluk Kristen, Abdiraman menjadi pemimpin suatu kelompok sel Kristen di Somalia.
Abdiraman sendiri telah menjadi Kristen selama 15 tahun dan selama itu ia diburu oleh kelompok Islam ekstrim untuk dibunuh.
Diduga pelaku pembunuhan berasal dari kelompok al-Shabab, yang selama ini gencar melakukan pengawasan atas pemurtadan yang terjadi, khususnya yang dilakukan oleh pekerja-pekerja Kristen.
Kelompok al-Shabab merupakan jaringan al-Qaida yang berkembang di Somalia. Mereka kerap melakukan serangan dan penangkapan terhadap orang-orang Kristen di Somalia, termasuk aksi penganiayaan dan pemerkosaan terhadap sekelompok perempuan Kristen pada 10 Juli silam. [CDN]
Masuk: 23 Jul 2009 (18:15 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi