| ||
| Berita lainnya | ||
"Saya pikir Yesus adalah seorang gay yang pengasih dan sangat pintar, yang memahami masalah-masalah manusia," kata Elton John.
"Yesus menginginkan supaya kita dikasihi dan diampuni. Saya tidak tahu apa yang membuat orang-orang menjadi begitu kejam. Cobalah menjadi seorang perempuan gay di Timur Tengah, maka kamu akan mati."
Ia lalu melanjutkan wawancara itu dengan menceritakan bagaimana dia dan David Furnish, 47,--sekarang menjadi "suami"-nya--pertama kali bertemu.
Veteran penyanyi pop itu berkata, "Saya terpesona dengan David secara tiba-tiba. Ia sangat sopan dalam berpakaian, sangat pemalu. Malam berikutnya kami makan malam bersama."
"Setelah itu, kami jatuh cinta, sangat cepat."
Mengenai kekasih-kekasihnya terdahulu, Elton John berkata, "Saya selalu memilih yang lebih muda. Saya ingin membuat mereka menjadi lebih lembut dengan cinta. Saya mengambil mereka dari berbagai penjuru dunia, mencoba untuk mendidik mereka."
"Satu demi satu mereka mendapatkan jam tangan Cartier, pakaian Versace, dan mungkin sebuah mobil sport."
"Mereka tidak punya pekerjaan. Mereka bergantung padaku."
"Dalam enam bulan, mereka bosan dan membenci nyali saya sebab saya telah mengambil kehidupan mereka dan harga diri mereka hilang. Saya tidak bermaksud untuk itu." [sun]
⇒ 21 Feb 2010 (15:48 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi