| Berita lainnya |
Menurut laporan Evangelical Fellowship of India (EFI), keempatnya dibawa ke penjara Durg, dekat kota Bhilai, dimana penyerangan pada 15 April terjadi.
Sementara, serangan pada 15 April itu sendiri dilakukan oleh aktivis muda garis keras Hindu, yaitu kelompok Bajrang Dal dan Dharam Sena, yang menyerang Gereja Sidang Persaudaraan di Bhilai, sebab gereja ini menyebarkan publikasi-publikasi Kristen.
Polisi yang datang ke lokasi segera melarang penyebaran publikasi-publikasi oleh gereja dan meminta kelompok militan untuk menghentikan serangan mereka.
Selanjutnya, warga Kristen itu dibawa ke kantor polisi terdekat, dimana massa yang membawa tongkat kayu telah berkumpul dan berusaha untuk menyerang.
Polisi akhirnya memutuskan untuk membawa mereka ke penjara Durg. Namun, petugas polisi bernama G. Samuel mencoba membebaskan mereka, sehingga ia pun akhirnya ikut ditahan.
Menyusul insiden tersebut, ratusan warga Kristen menggelar aksi unjuk rasa menuntut pembebasan keempat warga Kristen yang ditahan itu.
Dewan Kristen Seluruh India (AICC), yang merupakan koalisi dari berbagai gereja, organisasi dan lembaga Kristen di India, telah meminta Komisi Nasional Hak-hak Asasi Manusia dan Minoritas India untuk campur tangan dalam kasus ini.
Kasus kekerasan akibat isu konversi agama di India telah berkali-kali terjadi dan kerap meminta korban. [WCN]
Masuk: 19 Apr 2010 (16:06 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi