| Berita lainnya |
Peristiwanya terjadi Kamis (14/8/2011) sore di desa yang dikenal sering ada konflik masalah perkebunan itu. Desa ini berjarak 38 km di selatan Kota Malang, atau 4 km dari jalur jalan provinsi Malang Lumajang. Untuk mencapai lokasi itu mesti melintasi persawahan dan areal perkebunan karena berada di pedesaan.
Saat diamati pukul 22.00, bangunan baru gereja itu masih utuh. Hanya sebagaian dinding sudah berlubang, atau terbongkar, menurut penuturan orang yang menjadi bagian kerumuan massa di jalan masuk menuju gereja.
Meski banyak orang di antara kerumunan, namun tidak ada seorang pun yang bersedia menjelaskan duduk ceritanya dengan mengaku identitasnya.
Aparat kepolisian dari Mapolsek Dampit sudah berada di lokasi saat aksi massa terjadi, namun saat pukul 22.00, sudah tidak berada di lokasi. Warga tampak berjaga-jaga di sudut-sudut jalan.
Namun tidak ada seorang pun yan bersedia memberi keterangan. Aparat Polsek, TNI, dilaporkan warga semula tampak berada di tempat kejadian.[]
© Kompas
Masuk: 15 Apr 2011 (01:02 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi