| Berita lainnya |
Menurut sumber, gereja ini ditutup karena tidak terdaftar. Gereja ini memiliki jemaat sebanyak 200 orang dan telah ada disana sejak April 1987. Alasan lainnya adalah karena di daerah itu akan dibangun jalan, maka pihak pengembang ingin membeli gereja itu, dengan begitu pemerintah dapat menjual gedung itu dengan harga tinggi.
Sedangkan pihak dari Sangdong ingin supaya mereka mendapat lahan pengganti di tempat lain untuk gereja mereka.
Sebelumnya, pada 6 Agustus, gereja tersebut mendapat peringatan untuk ditutup karena gereja tersebut diduga telah melakukan aktivitas keagamaan yang ilegal.
Karena kejadian itu, para jemaat menjaga gedung selama 24 jam sejak 28 Mei. ChinaAid meminta umat Kristen untuk pergi ke kedutaan Cina dan meminta supaya mereka membebaskan Li Guangren dan zheng Xiancai.
Beberapa tulisan yang ada dalam dokumen penutupan gereja itu adalah: "situs ilegal bagi aktivitas keagamaan", "acuh tak acuh" dan "prilaku laisser-faire". [Jwb]
Masuk: 20 Ags 2009 (11:27 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi