| Berita lainnya |
Mereka yang tewas itu adalah 25 sandera, tujuh tentara Irak, lima para penyandera. Saat para penyandera datang, ada sekitar 100 orang hadir di gereja untuk misa sore.
Dikabarkan, sebelumnya para penyandera menuntut pembebasan para anggota al-Qaidah yang dipenjara. Stasiun TV lokal, al-Baghdadiya, menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai salah satu penyandera yang mengatakan mereka berasal dari kelompok "Negara Islam Irak", kelompok militan yang berafiliasi dengan al-Qaidah.
Drama penyanderaan itu terjadi hari setelah serangan bunuh diri di sebuah kafe di provinsi Diyala yang menyebabkan 21 orang tewas. []
© Liputan 6
Masuk: 01 Nov 2010 (11:01 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi