| Berita lainnya |
Gereja Lutheran St. Mark merupakan gereja Lutheran pertama di antara beberapa gereja Lutheran lainnya yang ikut dalam konvensi tahun lalu untuk mengizinkan pelayan homoseksual melayani di gereja.
"Hari ini gereja telah berbicara dengan suara yang jelas," kata Pdt. Jeff R. Johnson, satu dari tujuh pendeta gay yang baru disambut dalam upcara tersebut. "Semua orang diterima di sini, semua orang diundang untuk membantu memimpin gereja ini, dan semua orang yang dicintai tanpa syarat oleh Tuhan."
Gereja Lutheran Injili di Amerika, yang dikenal dengan nama ELCA, memiliki 4.600.000 anggota. Gereja ini menjadi gereja Protestan terbesar pertama di Amerika Serikat yang mengizinkan pelayan gay untuk melayani dalam jajaran pemuka agamanya. Isu itu sendiri telah menyebabkan perpecahan internal.
Dari 10.396 jemaat yang terdaftar, 185 di antaranya telah memutuskan untuk keluar dari denominasi ini, kata Melissa Ramirez Cooper, juru bicara gereja.
Gereja Episkopal dan United Church of Christ juga telah memungkikan pelayan homoseksual. Sementara, Gereja Presbiterian baru akan mengadakan konvensi mengenai hal tersebut, meskipun keputusan itu baru diratifikasi oleh 173 gereja presbiterian daerah. []
© New York Times
Masuk: 27 Jul 2010 (19:49 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi