| Berita lainnya |
Pertanyaan inilah yang memberi inspirasi kepada Pendeta Greg Cootsona untuk mengembangkan dialog sains dan teologi.
Cootsona adalah pendeta di sebuah gereja Evangelical Lutheran di Amerika Serikat. Tujuan Cootsona untuk mengembangkan dialog sains dan teologi ini adalah untuk menghapus keengganan gereja-gereja dalam membicarakan sains di atas mimbar.
Melalui program yang diberi nama Scientists in Congregations ini, Cootsona ingin menunjukkan bahwa sains dan teologi dapat berjalan bersama.
Sejumlah gereja telah memberi sinyal positif bagi proyek yang didanai oleh John Templeton Foundation, di antaranya First Lutheran Church di Lincoln, yang akan menyelenggarakan program perdana pada Februari mendatang.
The Church of the Good Shepherd di Brevard juga akan menjadi tuan rumah bagi diselenggarakannya kuliah sains dan teologi yang diberi nama "Heart & Mind: A Faith – Science Dialogue."
Rencananya, John Templeton Foundation akan terus membiayai program ini hingga 2013 mendatang. Namun, Cootsona berharap agar program ini dapat terus dilanjutkan oleh gereja-gereja meskipun tidak ada lagi pembiayaan dari John Templeton Foundation.
Menurutnya, dialog sains dan teologi merupakan "isu penting yang harus diambil oleh gereja sebab Allah menciptakan dunia, dan ilmuwan memberi kita wawasan yang lebih dalam atas dunia itu." []
Masuk: 07 Jan 2012 (04:45 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi