| Berita lainnya |
Satu dari tiga bom yang meledak menghantam Gereja Katolik Syria. 10 menit kemudian, bom kedua meledak disusul dengan ledakan granat dekat sebuah sekolah Kristen.
Selain korban meninggal dunia, terdapat sejumlah orang terluka.
Ini bukan kali pertama terjadinya serangan bom di gereja-gereja di Mosul. Pada 26 November silam, dua gereja menjadi korban serangan bom di kota konflik tersebut.
Para pemimpin gereja di Mosul mengatakan bahwa serangan ini merupakan bagian dari kampanye pengusiran warga Kristen dari Irak.
Para pemimpin gereja di Baghdad bahkan telah menerima peringatan dari pemerintah bahwa serangan bom berikutnya kemungkinan akan terjadi selama perayaan Natal.
Serangan ini dilakukan juga atas motif politik, mengingat dalam waktu dekat, Irak akan mengadakan pemilihan umum parlemen.
Jumlah warga Kristen di Irak mencapai 750.000 orang. Namun, serangan AS ke Irak telah memaksa sejumlah besar orang mengungsi ke negara-negara tetangga. [wn]
Masuk: 17 Des 2009 (20:27 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi