| Berita lainnya |
Clive berencana menikahi Jessica September 2009, ketika gadis itu berusia 18 tahun, usia legal bagi gadis Inggris untuk menikah. Sejak beberapa waktu lalu, Jessica minggat dari rumah dan kini tinggal bersama Clive di sebuah rumah kontrak. Jessica bertemu pria yang pantas menjadi ayahnya itu saat di ruang kelas sebuah sekolah campuran.
“Apa pun kata orang, kami masih bersama dan sangat bahagia. Kami jalani semua ini menurut cara kami, meski sangat berat,” kata Clive, Rabu (23/7) atau Kamis (24/7) waktu Indonesia.
“Tetapi kami juga mendapat dukungan dari orang-orang. Kami berencana menikah dalam 15 bulan mendatang. Banyak rumor yang mengatakan bahwa Jess hamil, itu tidak benar. Kami akan segera menikah,” tambahnya.
“Saya frustrasi soal banyaknya orang yang mengira saya telah dicuci otak. Saya mandiri dan ini kemauan saya,” kata Jessica yang mantan ketua kelompok siswi di sekolahnya.
Sejak hubungan itu diungkap Daily Mail hampir enam bulan lalu, Jessica selalu mengungkapkan bahwa ia sangat mencintai Clive yang sudah beruban itu. Ia juga membantah tuduhan bahwa selama ini ia menjadi peliharaan pria itu.
“Clive dan saya berbagi kesukaan dalam musik, film dan buku. Sayangnya, banyak hal yang menyakitkan, tetapi saya berharap kami menjadi keluarga yang saling mencintai. Kami sangat bahagia. Saya hanya berharap orang-orang menghormati itu,” kata Jessica.
Ketika minggat dari rumah, Jessica memberi tahu keluarganya lewat email, “Saya tidak akan pulang. Clive dan saya akan tinggal bersama dan melanjutkan hidup kami.”
Jessica sekarang tinggal bersama Clive dan Ben, putranya yang berusia 14 tahun di desa Goldsithney, dekat Penzance, Cornwall. Di desa yang sama, tinggal juga Frances Hichens (38) ibu Jessica, bersama ayah tirinya, Phil Hichens (50) dan saudara laki-lakinya yang berusia 13 tahun. Ayah kandung Jessica, Steven Anderson, juga tinggal di sekitar situ.
Tentu saja, kedua orangtua Jessica terpukul mendapati hubungan itu. Bahkan kabar soal rencana pernikahan itu membuat mereka begitu tertekan dan berencana pindah dari rumah mereka yang sekarang. Frances dan Phil sudah sudah menawarkan rumah dengan empat kamar tidur itu senilai 550.000 poundsterling.
“Kami belum juga mengerti bagaimana ini bisa terjadi. Dia (Jessica) adalah gadis manis. Seluruh keluarga sangat kecewa. Kami masih menangis. Kami sangat sulit berhubungan dengan Jess dan memang agak bermusuhan,” kata Frances. “Saya tidak tahu rencana mereka untuk masa depan. Setahu saya saat ini mereka tidak bekerja,” lanjut Frances.
Clive tinggal di rumah kontrakan itu bersama istrinya Julia dan dua putranya sampai tiga hari sebelum Jessica pindah ke rumah itu awal tahun ini. Tidak diketahui apakah Clive sudah memulai proses perceraian itu.
Ia keluar dari Mounts Bay School di Penzance pada April 2007. Ia ngotot mengatakan hubungannya dengan Jessica dimulai ketika gadis itu berusia 16 tahun dan setelah ia keluar dari sekolah itu.
Setelah keluar ia mengikuti pelatihan awal untuk menjadi calon pendeta di sebuah gereja. Namun itu tak berlangsung lama setelah jemaat gereja itu khawatir soal kelakuannya. Diyakini bahwa Clive dan Jessica hidup dari bantuan negara untuk anak-anak. [kmp]
Masuk: 24 Jul 2008 (16:28 UTC+07)









Komentar Pembaca
Rekomendasi