| Berita lainnya |
Ketegangan terjadi di bawah hujan deras yang melanda Bogor, Jawa Barat, Minggu 8 Januari. Hujan tak menyurutkan para jemaat GKI Yasmin untuk melakukan kebaktian di gereja yang masih dalam sengketa itu.
Tetapi, kebaktian para jemaat ini kembali diganggu ratusan warga dari sekitar perumahan komplek elit Yasmin. Warga sudah menyemut di sekitar lokasi Gereja GKI Yasmin.
Ketegangan memuncak saat jemaat berhadapan langsung dengan warga yang menuntut jemaat angkat kaki dari gereja. Aparat keamanan dari Polres Bogor Kota, Brimob Kedunghalang dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor sudah ada di lokasi untuk meredam bentrokan, demikian VIVA News.
Ketegangan pagi ini berawal dari ratusan orang warga setempat yang meminta jemaat GKI Yasmin untuk meninggalkan gereja. Warga meminta jemaat tidak lagi melakukan aktivitas peribadatan di bangunan yang dinilai masih sengketa itu.
Warga masih bersikukuh bahwa gereja yang sudah berdiri itu tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Warga menilai pembangunan gereja ini menyalahi prosedur perizinanan.
Sementara jemaat GKI bersikukuh masih bertahan di GKI Yasmin, akibatnya warga terpaksa menerobos pagar betis aparat keamanan. Sehingga, terjadilah kejar-kejaran warga dengan jemaat GKI Yasmin.
Aparat keamanan berupaya menghadang warga yang mencoba masuk kedalam kerumunan jemaat GKI. Sehingga, ketegangan dapat direlai. Secara perlahan-lahan dua kelompok meninggalkan lokasi GKI Yasmin. []
Masuk: 09 Jan 2012 (13:02 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi