| Berita lainnya |
Vilna Gayon adalah nama populer dari Rabbi Eliyahu ben Shlomo Zalman, yaitu seorang rabbi yang hidup pada abad ke-18 dan memiliki pengaruh yang sangat kuat pada masa itu.
Sinagog Hurva adalah rumah doa utama orang-orang Yahudi di Yerusalem. Sinagog ini pernah dihancurkan pada masa Perang Kemerdekaan. Rencananya, sinagog ini akan ditahbiskan ulang pada 15 Maret 2010.
Meski demikian, selama proses pembangunan kembali Sinagog Hurva, sinagog ini telah menjadi rebutan antara kaum ultra-Ortodoks dengan orang-orang Yerusalem lainnya. Kaum ultra-Ortodoks ingin menjadikan Sinagog Hurva sebagai salah satu sinagog mereka, dan jika itu tercapai, maka konsekuensinya adalah sinagog itu akan menjadi sangat tertutup, dimana perempuan dan turis tidak akan diperkenankan masuk. Itulah sebabnya, kaum sekuler dan kaum religius nasional di Yerusalem meminta pemerintah untuk bertindak cepat agar sinagog itu tidak jatuh ke tangan kaum ultra-Ortodoks.
Nama "Hurva" sendiri berarti "reruntuhan." Sinagog ini dibangun oleh murid-murid Rabbi Judah Hahasid pada awal abad ke-18. Sinagog ini dihancurkan oleh orang-orang Muslim, yang kemudian dibangun kembali pada pertengahan abad ke-19 dan menjadi pusat doa utama orang -orang Yahudi di Yerusalem. Namun, pada 1948, sinagog ini kembali dihancurkan oleh tentara Yordania.
Tahun 2001, pemerintah Israel memutuskan untuk membangun kembali sinagog ini. [ha]
Masuk: 01 Des 2009 (23:59 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi