| Berita lainnya |
Dirilis Christian Today, menurut Departemen Agama Urusan Kebebasan Internasional AS tahun 2010 salah satu penyebab utama di balik hilangnya gereja-gereja, sekolah, dan institusi Kristen di Afganistan karena sikap permusuhan warga lokal (pemeluk agama mayoritas) kepada minoritas Afghanistan seperti Kristen, Hindu dan Sikh.
Kurangnya respon pemerintah dan perlindungan bagi kelompok dan individu ditenggarai juga memberikan kontribusi terhadap kemerosotan kebebasan beragama. "Tingkat penghormatan pemerintah terhadap kebebasan beragama, baik dalam hukum atau dalam prakteknya menurun selama periode pelaporan, utamanya kepada kelompok Kristen dan individu," jelas laporan tersebut.
Faktor lain yang saat ini juga menjadi perdebatan di Mesir adalah kuatnya penolakan pemerintah terhadap orang-orang yang berpindah agama. Seperti diketahui perpindahan agama dari mayoritas ke minoritas dianggap sebagai perbuatan murtad dan diancam dengan hukuman mati. Hal ini jelas menghambat warga negara khususnya Kristen mengespresikan iman dalam bentuk apapun. []
© Jawaban
Masuk: 23 Okt 2011 (22:56 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi