| Berita lainnya |
Kelompok hak asasi Kristen yang bermarkas di Amerika Serikat, International Christian Concern (ICC), mengatakan bahwa pelaku pembunuhan tersebut adalah dua orang bertopeng anggota kelompok militan al-Shabab.
Kedua pelaku itu menembak Pastor Ali Hussein Weheliye pada 10 Oktober silam, ketika ia sedang dalam perjalanan ke rumahnya setelah menghadiri ibadah.
Setelah ditembak, pastor itu dibiarkan begitu saja, tetapi kemudian pastor itu berhasil dilarikan ke Rumah Sakit Darful Shifa. Di sanalah ia meninggal akibat luka tembakan.
Menurut laporan ICC, Pastor Weheliye adalah orang Kristen yang ke-13 yang diketahui telah dibunuh di Somalia sepanjang tahun ini.
Pastor Weheliye dulunya adalah seorang Muslim. Namun, pada 1999 ia menjadi Kristen, dan tahun 2002 ia memulai pelayanannya di gereja bawah tanah.
Kelompok militan Islam al-Shabab sedang berjuang keras untuk mendirikan negara Islam di Somalia. Mereka telah membunuh beberapa warga Kristen dan menyiksa warga Kristen lainnya. Hingga kini, mereka terus memburu gereja-gereja bawah tanah di Somalia. [wn]
Masuk: 18 Nov 2009 (19:31 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi