| Berita lainnya |
Ratusan polisi memaksa sekitar 20-an orang tua Kristen untuk meninggalkan gedung itu. Setelah mereka diusir, gedung itu pun langsung dihancurkan, sementara mereka tidak bisa melakukan apa-apa.
Bukit Doa merupakan kompleks doa yang dimiliki oleh Taishan Christian House Church yang berlokasi di Qinggang, provinsi Zhejiang.
Ini merupakan bentuk penganiayaan terbaru terhadap warga Kristen di Cina. Menurut ChinaAid, sedikitnya tiga gereja rumah ditutup pada awal Agustus dengan jumlah anggota jemaat mencapai 5-7 juta anggota.
Gereja-gereja tersebut ditutup hanya karena para pemimpin gereja tersebut diundang untuk menghadiri Kongres Penginjilan Dunia di Cape Town, Afrika Selatan, paad Oktober mendatang.
Menurut sumber-sumber ChinaAid, Biro Keamaan Masyarakat Cina mendata ada sekitar 200 orang Cina yang diundang untuk menghadiri kongres tersebut. Mereka telah dilarang oleh pejabat Cina untuk menghadirinya, namun, ada yang tetap bersikeras untuk hadir. Akibatnya, pemerintah Cina menahan mereka.
Penganiayaan terhadap umat Kristen di Cina terus meningkat seiring dengan upaya Partai Komunis untuk menghambat laju perkembangan kekristenan di negara itu. Berdasarkan data resmi, saat ini ada sekitar 130 juta warga Kristen di Cina. Umumnya mereka beribadah secara sembunyi-sembunyi. []
© Worthy News
Masuk: 05 Sep 2010 (10:50 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi