| Berita lainnya |
Sebuah communiqué diterbitkan pekan lalu oleh Jaringan Imam Katolik, sebuah kelompok konservatif yang terdiri dari sekitar 500 imam paroki, yang menimbulkan konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, dan sekarang meningkat.
Communiqué, yang ditandatangani oleh Pastor Guido Rodheudt, Pastor Hendrick Jolie dan Pastor Uwe Winkel serta para imam Jerman, Austria dan Swiss, melakukan serangan keras terhadap “Call to Disobedience,” yang diterbitkan musim panas lalu oleh Priests’ Initiative’, sebuah gerakan liberal berbasis di Austria, yang meminta peninjauan kembali sikap Gereja tentang homoseksualitas, selibat dan imam perempuan.
“Priests’ Initiative adalah pemicu yang menimbulkan perpecahan itu. De facto, hal itu telah diketahui para uskup di negara-negara berbahasa Jerman itu,” katacommuniqué itu.
Namun, perpecahan ini “tidak memisahkan orang awam dari para klerus, atau negara-negara berbahasa Jerman dengan Kuria Romawi,” tapi sebaliknya, mereka yang menerima ajaran Gereja dan cara mereka “menciptakan Gereja mereka sendiri,” tambah communiqué itu. []
© Cath News
Masuk: 22 Feb 2012 (22:10 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi