| Berita lainnya |
Bukunya yang berjudul "Shocked by the Bible" menjadi salah satu buku terlaris.
Kovacs sendiri merupakan penyunting pelaksana dari sebuah situs berita independen, WorldNetDaily.com. Selama 25 tahun ia bekerja di bidang jurnalisme cetak, televisi maupun online.
"Saya seorang Kristen. Saya percaya setiap kata dalam Alkitab adalah benar," kata Kovas melalui wawancara telepon dengan East Coast pekan ini.
Dalam bukunya, Kovacs menulis, "sebab, berada dalam industri berita, Saya adalah seorang pewarta kebenaran, tapi Saya perhatikan ada begitu banyak orang memiliki konsepsi yang keliru tentang apa yang sesungguhnya ada dalam Alkitab."
Tiga atau empat tahun lalu ia mendapatkan cukup bahan mengenai misinformasi tersebut dan memutuskan untuk menuliskan sebuah buku yang berupaya menghapuskan mitos orang-orang Kristen.
"Saya hanya ingin mendidik orang mengenai kebenaran Alkitab, kata-kata yang sesungguhnya yang ada di setiap halamannya," katanya.
Di situs internet Amazon.com, bukunya berada di peringkat satu untuk tiga kategori sejak peluncurannya. Buku itu telah diterbitkan ulang sebanyak tujuh kali, dan sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Korea dan Rusia.
Kovacs mengatakan bahwa apa yang selama ini dipahami tentang penyaliban dan kebangkitan Kristus sama sekali tidak sesuai dengan Alkitab. Dalam Alkitab dikatakan bahwa Yesus akan berada dalam kuburan selama tiga hari tiga malam, sehingga mustahil ia disalibkan pada hari Jumat dan bangkit pada hari Minggu pagi.
Menurutnya, kemungkinan yang bisa diterima adalah penyaliban dilakukan pada hari Rabu sore dan bangkit pada akhir hari Sabtu.
Alkitab mencatat bahwa pada hari Minggu pagi, kuburan Yesus telah kosong, tapi tidak disebutkan kapan Yesus bangkit, kata Kovacs.
Hal yang sama terjadi dalam peristiwa kelahiran Yesus. Peristiwa Natal tidak jelas dalam Alkitab kapan persisnya. Tiga orang majus juga tidak berada di palungan, melainkan datang belakangan ketika keluarga Yusuf sudah berada di dalam sebuah rumah.
Pohon Natal juga bukanlah sebuah tradisi Alkitabiah. Justru praktek menghiasi pohon yang sudah ditebang sangat dilarang dalam Perjanjian Lama.
Masih banyak tradisi-tradisi kepercayaan Kristen lainnya yang dikritik oleh Kovacs dalam bukunya tersebut. []
© Tulsa World
Masuk: 01 Ags 2010 (18:00 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi