| Berita lainnya |
Tradisi tato sendiri diduga bermula dari Mesir, sebagaimana diungkapkan oleh Profesor C.P. Jones dari Universitas Harvard. Menurut Prof. Jones, di Mesir pernah ditemukan mummy yang berasal dari Dinasti ke-11, sekitar tahun 2.100 SM. Pada mummy tersebut terdapat tato.
Tato pertama dibuat untuk perempuan dengan tinta gelap dan umumnya berupa gambar sederhana.
Ketika Islam pertama kali masuk ke Mesir, tradisi tato pun lenyap. Hukum Islam melarang penggunaan tato, sebagaimana ditafsirkan oleh sejumlah ulama Muslim. Meski demikian, banyak juga warga Muslim yang tetap menggunakan tato, bahkan mereka yang berasal dari Kuwait, Arab Saudi dan Yaman.
Berbeda dengan umat Muslim di Mesir, umat Kristen, khususnya Kristen Koptik, justru mempertahankan tradisi tato ini. Bahkan, tato sering menjadi identitas tersendiri bagi umat Kristen Koptik.
Di Mesir, sulit membedakan antara warga Kristen dan Muslim. Karenanya, bagi sebagian umat Kristen Koptik, tato adalah tanda pengenal mereka untuk membedakan dengan masyarakat Muslim di Mesir. Tato juga sering dijadikan bukti komitmen mereka untuk mengikuti Kristus.
Tato-tato yang mereka gunakan adalah simbol-simbol kekristenan yang sudah cukup dikenal, mulai dari salib, gambar Maria dan banyak lagi. [GP]
Masuk: 15 Okt 2009 (17:20 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi