| Berita lainnya |
Tempat lain yang menjadi sasaran para teroris adalah Pos Polisi di depan Rumah Sakit Islam Klaten; Pos Polisi di Karang, Delanggu, Klaten, dua lokasi pada peringatan keagamaan di Jatinom, Klaten dan sebuah tempat ibadah di Delanggu, Klaten.
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Edward Aritonang, Selasa (25/1) menjelaskan bahwa rencana peledakan di 8 lokasi tersebut diduga bermaksud menimbulkan suasana yang ketidaktentraman di masyarakat. "Karenanya kami bersyukur tidak terjadi ledakan di 8 lokasi. Kecuali di satu lokasi, itupun kecil," lanjutnya.
Kepolisian setempat meyakini delapan bom rakitan yang diletakkan di 8 lokasi di atas dibuat oleh kelompok yang sama, mengacu pada susunan dan rangkaian bom, pemeriksaan saksi, sidik jari yang tertinggal, dan penemuan barang bukti, serta benda-benda yang dipakai.
Edward belum bisa memastikan tujuan para tersangka teroris merencanakan aksinya tersebut karena pihaknya masih mengembangkan kemungkinan ada lokasi bom rakitan lain ataupun tersangka lainnya. "Masih kami dalami lagi, apa motivasi mereka melakukannya," ucapnya. []
© reformata
Masuk: 28 Jan 2011 (00:45 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi